Belajar dari Diri Sendiri


            Didalam perjalanannya Yesus bersama murid-muridnya berjalan menjumpai orang buta dan cacat sejak lahir, sejenak kemudian murid-muridnya mengajukan pertanyaan kepada Yesus, Guru siapakah yang bersalah atas mereka, apakah orang tuanya, atau apakah orang itu sendiri, sehingga mereka mendapatkan keadaan seperti itu. Lalu Yesus mengatakan kepada murid-muridnya, Dengan keadaan mereka seperti itu, bukan salah orang tuanya, dan juga bukan salah diri mereka sendiri, tetapi supaya nama Bapaku dimuliakan diantara mereka.

Seringkali lebih mudah menyalahkan orang lain dalam menanggapi segala peristiwa, kondisi dan keadaan diri sendiri hanya dengan  tujuan mencari penghiburan, mengalihkan perhatian dan menutupi  kebodohan diri sendiri, tetapi lupa untuk melihat kemuliaan Tuhan didalam setiap peristiwa, akan kondisi dan keadaan tersebut.

This entry was posted in Renungan: Sejenak Berhenti Untuk Minum and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s