Orang Yang Tepat Pada Tempat Yang Benar Sangat Mendukung Kelancaran Usaha


             Salah satu hal penting yang mempengaruhi kemajuan suatu usaha adalah  ada atau tidaknya dukungan dari karyawan,  indikator dari perusahaan maju adalah memiliki karyawan yang sangat menguasai pekerjaannya, adanya pembagian kerja yang bersegmentasi, dan adanya iklim kerjanya  yang menciptakan karyawan loyal dan berdedikasi yang tinggi. Sedangkan penyusunan SOP atau standard operasional pelaksanaan, sebagai pelengkap didalam perusahaan adalah sebagai pedoman pelaksanaan untuk setiap karyawan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

            Beberapa waktu yang lalu sebuah perusahaan jasa perbankan dengan karyawan diatas 10,000 orang, karyawannya mengadakan unjuk rasA menuntut perbaikan kesejahteraan, apa yang terjadi, operasional lumpuh total, perusahaan dirugikan dan customerpun menjadi hilang kepercayaannya. Untunglah management segera mengatasi, dan dalam hitungan hari operasional berjalan dengan normal kembali. Saudaraku fenomena ini menunjukkan bahwa betapa penting peranan karyawan dalam perusahaan jasa atau perusahaan dagang lainnya dimana didalamnya terdapat hubungan interaksi antar manusia.

            Pernah pada suatu ketika, saya mendengar sebuah perusahaan jasa financial skala kecil, merekruit seorang direktur operasional yang sangat profesional, direktur ini biasa mengembangkan perusahaan hingga menjadi perusahaan yang maju, tetapi pihak pemilik masih mempertahankan kebijakan lama yang dinilai oleh sang direktur sangat menghambat. Kebijakan tersebut lebih kearah ketakutan akan kerugian yang tidak beralasan. Seperti yang kita ketahui bersama ujung-ujungnnya peran direktur tersebut menjadi mandul, perbaikan tidak terjadi, dan direktur akhirnya mengundurkan diri karena kecewa.  Suatu kerugian yang terjadi pada semua pihak, baik kerugian financial, waktu dan yang paling mendalam adalah timbulnya perasaan kurang puas diantaranya  dan  yang mungkin timbul adalah munculah publikasi umum yang negatif.

            Penempatan orang yang tepat pada tempat yang salah, ataupun penempatan orang yang salah pada tempat yang benar, sama-sama  menimbulkan pengaruh yang buruk, dan bukan perubahan baik yang didapat. Seperti halnya sebuah lampu yang didesign untuk penerangan ruang terbatas dengan nilai estetika yang kental, diletakkan sebagai lampu taman, maka akan menimbulkan kesan yang kurang,  dari sisi kekuatan sinar lampu menjadi  tidak maksimal, bahkan apabila terjadi perubahan cuaca segera lampu menjadi rusak, atau terbakar.

            Ketika saya mengantar anak dan istri untuk merapikan rambut di sebuah salon yang pemiliknya dekat dengan saya, sang pemilik berkeluh kesah tentang turn over karyawannya yang tinggi, tenaga pembantu 4 orang, keluar masuk menyebabkan operasionalnya kadang terganggu. Memang saya menyadari dan merasakan bahwa kondisi tersebut memang sangat mengganggu. Saya menanyakan mengapa turn over karyawan sangat tinggi. Didalam kisah yang dibagikan, saya menarik kesimpulan bahwa:

 

1.       Atmosfir hubungan atasan dan bawahan kurang harmonis

2.      Tidak ada transparansi, untuk jenjang karier yang jelas

3.      Masih sangat lekat perasaan suka dan tidak suka

4.      Jam kerja over load

5.      Gaji kurang memuaskan.

 

Saudara, ada suatu kondisi yang sangat menarik didalam diri seorang manusia, seperti yang pernah saya bicarakan dalam zona nyaman yaitu akan timbul penolakan dalam diri seorang manusia diawalnya, kemudian berusaha beradaptasi, selanjutnya suka dan enggan meninggalkan, Bagaimana membantu kelancaran proses tersebut, saya kira jawabnya adalah kerja keras dan sedikit memaksa pada diri sendiri.

Pernah suatu ketika, saya berbicara kepada teman yang memilliki usaha labor supply atau lebih dikenal dengan penyalur tenaga kerja ke luar negeri, untuk menyiasati kerugian akibat claim dari pelanggan karena pekerja memutuskan pulang  sebelum kontrak kerja selesai karena tidak kerasan tinggal di luar negeri, pihak penyalur melakukan kontrak yang isinya sedikit memaksa pekerja untuk segera menyesuaikan diri ditempat kerja yang baru, dengan penalti sejumlah uang tentunya. Saya menanyakan bagaimana seandainya tidak ada kontrak yang membatasi resiko tersebut, dan apakah tidak ada prasyarat para pekerja diberikan tiket PP, untuk antisipasi apabila terjadi masalah di negeri orang. Mengapa saya bertanya, dengan pertanyaan seperti itu, karena memang biasanya bagi seseorang yang akan bekerja ke luar negeri, selalu disyaratkan oleh kedutaan Negara setempat berupa tiket PP atau sejumlah uang deposit dengan maksud apabila ada masalah di negeri tujuan dapat segera kembali.

Saudara, atas pertanyaan yang saya ajukan tersebut, teman saya tertawa kecil, kemudian melanjutkan, sudah dikontrak aja ada yang melarikan diri apalagi diberikan tiket PP.  Bukannya maksud kami disini memaksa dan seolah-olah mengkarantina pekerja tersebut, tetapi dengan sedikit kerja keras untuk adaptasi dan memaksa diri mereka dalam kondisi apa adanya, maka mereka lama-kelamaan akan terbiasa.

Adalah suatu hal yang sangat penting didalam diri seorang manusia yaitu, perasaan ingin dihargai sebagai mana layaknya, ingin dilibatkan, ingin mendapatkan kepastian, adanya keinginan untuk transparansi agar tidak menimbulkan praduga tak beralasan. Apabila semua kebutuhan terpenuhi saya kira seorang manusia akan lebih mudah beradaptasi pada pekerjaannya.

Bagaimana dengan permasalahan turn over tinggi karyawan jasa salon tersebut. Pertama yang saya rekomendasikan adalah melakukan survey tingkat gaji karyawan sesama salon, dari yang terendah s.d tertinggi. Implementasinya adalah perbaiki struktur gaji, dengan penambahan system insentif atau reward yang mendukung prestasi yang diukir, secara jelas, terukur dan transparan sehingga karyawan dapat menghitung sendiri serta berusaha untuk dapat mencapainya.

Kedua, memberikan pelatihan dan ujian secara berkala untuk mengukur kemampuan masing-masing karyawan, bagi yang memiliki kemampuan tinggi tentu saja memiliki tanggung jawab dan diikuti dengan imbalan yang lebih. Bagi karyawan yang demikian ada baiknya diberikan delegasi dan wewenang yang jelas.

Ketiga, merubah atmosfir individual menjadi kerja team, system ini dapat dikombinasikan dengan system reward atau insentif dalam team, sehingga mereka saling mendukung satu sama lain.

Keempat, sangat perlu setiap pagi sebelum bekerja dilakukan doa bersama sesuai dengan kepercayaan masing-masing, dan dilanjutkan dengan pemberian motivasi serta arahan pencapaian kemarin, hambatan yang menyebabkan alasan tersebut dan apa yang harus dicapai hari ini secara jelas, serta tahap-tahap yang harus dilakukan untuk mencapai target hari ini.

Kelima,  mengembangkan sifat professional dengan bertindak tegas terhadap karyawan tidak mengikuti kesepakatan dan mendukung karyawan yang ingin maju. 

Keenam, menghargai karyawan sesuai dengan kapasitasnya, dan dalam hal imbalaan dan jam kerja apabila jam kerja melebihi kesepakatan, tetap diperhitungkan dalam jasa lembur, atau diatur dalam system sift kerja.

Permasalahan utama yang timbul dari diri kita adalah berkurangnya kentungan yang didapat karena besarnya biaya yang dikeluarkan apabila mengikuti arahan diatas, tetapi saudaraku apalah artinya sedikit keuntungan menguap dibandingkan keruetan mendidik karyawan baru, mengatur kembali dari awal dan yang paling penting banyaknya waktu kita untuk keluarga yang semakin banyak, karena usaha akan berjalan sendiri karena system. 

      Saudara, bagaimana mendapatkan karyawan yang tepat dalam posisi yang benar, memang sangatlah sulit apabila kita mengambil dari sekian banyak karyawan yang loyal, karena perlu pengamatan dan proses seleksi yang ketat, akan lebih mudah apabila membeli  dari karyawan orang lain yang sudah teruji, tetapi konsekwensinya akan timbul biaya yang tinggi serta hubungan kerja yang kurang baik bagi tempat dimana karyawan tersebut mengabdi sebelumnya.

            Pemberian kesempatan kepada karyawan bawah untuk diangkat ke jenjang yang lebih tinggi secara psikologis berdampak baik bagi seluruh karyawan, artinya ada jenjang karier yang jelas seperti yang sudah diinformasikan, dan ada contoh dari kejadian tersebut secara nyata.  Proses seleksi dari sekian banyak kandidat memang mau atau tidak harus dijalankan, masa orientasi serta penilaian akhir adalah tahap untuk mencari orang yang tepat pada tempat yang benar.

            Apabila orang yang tepat sudah didapat dengan segala kelebihannya dan posisi yang diemban sudah sesuai maka perusahan akan berkembang dengan sangat pesat.

This entry was posted in Motivasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s