Jejak Langkah


 

Alkisah seorang ahli purba kalah meneliti fosil batu berupa, jejak nabi musa yang ditemukan di padang pasir di wilayah Mesir, ketika Musa menaiki sebuah gunung untuk mendapatkan tabut perjanjiannya. Dari hasil penyusunan penelitiannya diketahui, bahwa didalam perjalananya ditemukan 4 jejak kaki, padahal Musa hanya seorang diri ketika menaiki gunung, dan yang cukup mengherankan para ahli tersebut adalah ketika melewati tebing dan semak berduri hanya ditemukan 2 jejak kaki saja. Lama sang ahli mengadakan penelitian dan memperdebatan jejak kaki siapa sebenarnya serta kemana 2 jejak kaki yang lainnya,  lama akhirnya diketahui ternyata, bahwa 2 jejak kaki yang tidak ditemukan adalah justru jejak kaki nabi Musa sendiri,  sedangkan jejak yang masih ada adalah jejak seseorang yang tinggi besar dan kuat, dialah Malaikat-Malaikat Tuhan.  Ketika kita yakin dan percaya dengan iman, maka pada saat sulitpun kita dapat lalui, karena Tuhan menggandeng kita bahkan Tuhan akan turun sendiri untuk menggendong kita, karena kita adalah anak-anak yang sangat dicintaiNya.  Bukankah saudara pun berbuat yang sama kepada anak-anak saudara ?

This entry was posted in Renungan: Sejenak Berhenti Untuk Minum and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s