Belajar Dari Ilmu Siput


            Pada suatu hari disebuah dunia binatang, akan diadakan suatu pertandingan lari jarak jauh melewati dua bukit dan menyeberangi 2 sungai, antara seekor siput dan seekor kelinci, pertandingan itu akan dilaksanakan 2 hari kedepan. Sang kelinci dengan sombongnya mengejek dan mengolok-olok sang siput, Hai siput bagaimana engkau dapat mengalahkan aku, untuk jarak satu meter saja engkau memerlukan waktu 15 menit, bagaimana dengan jarak sejauh itu, menyerahlah saja lah, tetapi siput tetap tenang tidak terbakar amarahnya karena sindiran kelinci.  Malam harinya siput mengumpulkan teman-temannya, melakukan negosiasi dan mengatur strategi, karena ketekunan, dan ketulusan hatinya, teman-teman siput menaruh perasaan hormat dan bersedia membantu untuk terlibat dalam suatu rencana.  2 hari berselang, pada saat tanda mulai di bunyikan, kelinci berlari kencang meninggalkan siput yang dengan tekun meniti jalan sedikit demi sedikit, tetapi apa yang terjadi ketika kelinci sudah menempuh jarak 2 km, dan nafas sudah mulai terkuras kelinci menjadi kaget, sebab ternyata didepannya sudah ada siput lawan larinya yang direndahkan sebelumnya, kelinci menjadi cemas, dalam hatinya kelinci berkata, wah siput ini ternyata tidak dapat diremehkan, saya harus lebih memacu kecepatan berlari. Setelah satu jam berlari kelinci mulai kelelahan, didalam pikirannya, pasti siput sudah jauh tertinggal maka aku akan istirahat sebentar saja, untuk memulihkan tenagaku, tetapi apa yang terjadi, sekali lagi sang kelinci menjumpai siput didekatnya sedang menempuh perjalanan ke arah akhir. Akhirnya karena sangat kelelahan sang kelinci menyerah dan tidak dapat meneruskan pertandingannya,  nafasnya putus dijalan.  Akhirnya diputuskan panitia lomba bahwa pemenangnya adalah siput. 

Untuk memenangkan suatu pertandingan, sangat diperlukan rasa percaya diri, strategi pencapaian dan dukungan dari orang-orang disekitar kita, kesombongan mengembangkan lubang kecerobohan yang dapat mencelakai diri sendiri.

This entry was posted in Renungan: Sejenak Berhenti Untuk Minum and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s