Bayangan Indah Bentuknya tetapi Hampa Didalamnya


             Di propinsi Sin Chuan, terdapat seorang seniman “ Cahaya dan Bayangan “ dengan media layar putih  yang disinari cahaya dari lampu sorot putih dibelakangnya sang seniman menunjukkan kebolehannya, dengan media tangan  yang terlatih, sang seniman mampu membentuk bayangan yang indah. Semua penonton terpesona dan kagum, serta mengakui keahlian sang seniman. Pada saat pertunjukkan berlangsung tiba-tiba listrik padam sehingga keadaan menjadi gelap gulita, tetapi beberapa detik kemudian lampu menyala kembali dengan menggunakan tenaga cadangan diesel. seorang anak menanyakan kepada ayahandanya,  bagaimana seandainya lampu lstrik padam selamanya, dan layar putih menjadi sobek, tentu saja pertunjukan tersebut tidak bisa berlangsung anakku. Jawab ayahandanya.  Bayangan bila dikembangkan, dibiarkan terbang tinggi, akan indah bentuknya, hingga pemilik bayangan akan larut dan enggan keluar dari dalamnya, tetapi akan lebih indah apabila diisi dengan hal-hal yang nyata, Bayangan adalah indah bentuknya tetapi hampa sifatnya. Hal ini akan nyata kehampaanya setelah media bayangan rusak karena waktu.  (Bayangan ~ Angan-angan)

This entry was posted in Renungan: Sejenak Berhenti Untuk Minum and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s